Laporan Tahunan 2017-2018

A. PENDAHULUAN

STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi telah berperan serta dalam membangun bangsa Indonesia. Seperempat abad berkiprah, STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi perlu melakukan refleksi diri atas segala peran dan kontribusinya untuk menuju Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah yang terbaik di tahun 2019. Sampai akhir tahun 2020 ini sudah banyak capaian capaian yang telah dapat diraih oleh STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi yang terkait dengan kegiatan Tri Dharma PT atau pun capaian secara kelembagaan. Namun demikian STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi tetap harus selalu membaca adanya banyak peluang dan tantangan ke depan.
Kita sudah memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN banyak tantangan yang antara lain berupa perubahan kebijakan, regulasi yang serba cepat dan mendadak yang harus menuntut kita untuk cepat berespon. Pemberlakukan Asean community merupakan tantangan sekaligus peluang bagi STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi untuk meningkatkan daya saing (kompetisi international). Melalui kerjasama yang intens antar unit kerja dan juga komitment yang kuat dari pimpinan dan seluruh civitas, STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi akan mampu mencapai visi nya menjadi terbaik.
Laporan ini merupakan deskripsi capaian pada tahun 2017-2018 yang mencakup seluruh proses bisnis yang meliputi bidang akademik dan penunjang, sekaligus dapat menjadi dasar dalam melakukan perencanaan di tahun 2017-2018 menjadi lebih baik.Laporan ini merupakan deskripsi capaian tahunan untuk tahun akademik 2017-2018 yang mencakup seluruh proses yang meliputi bidang akademik dan penunjang, sekaligus dapat menjadi dasar dalam melakukan perencanaan di tahun akademik 2017-2018 menjadi lebih baik.

Ketercapaian sasaran mutu STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi sampai akhir tahun 2017 yang belum mencapai lebih dari 50 % adalah lulusan adalah lulusan interpreneur, prestasi mahasiswa di tingkat nasional, publikasi Karya Ilmiah Dosen di jurnal Nasional, dan akreditasi Prodi
Upaya untuk meningkatkan capaian sasaran mutu untuk tahun berikutnya dibuatlah kebijakan bahwa untuk tahun ajaran 2017-2018 pembelajaran interprneur akan dimulai sejak mahasiswa baru dan mulai akan dikembangkan UKM interprenuer.

B. PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN

Peningkatan kualitas pendidikan adalah proses yang terus menerus. Kualiatas pendidikan dapat diukur dari berbagai aspek seperti : rata-rata IPK lulusan, lama masa studi, masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan, rasio dosen mahasiswa, jumlah publikasi ilmiah, lebar pita internet mhs (bandwidth per mhs), rasio persainganmhs masuk, ketersediaan fasilitas perkuliahan, perpustakaan dan laboratorium. Dengan kata lain kualitas pendidikan merupakan konskuensi logis sistem input-proses dan output yang secara sistematis dirancang guna menghadapi tuntutan dan kebutuhan masyarakat pengguna.
Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi sudah diberlakukan pada seluruh prodi di STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi. Pendekatan Student center learning (SCL) adalah strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatan mutu lulusan. Hasil ini terlihat pada perolehan rata rata indek prestasi kumulatif mahasiswa pada tahun 2017-2018 adalah 3,33 meningkat dibanding indeks prestasi kumulatif pada tahun sebelumnya yaitu 3,24. Rata rata lulus tepat waktu adalah 88% . Total jumlah lulusan dengan predikat dengan pujian (cumlaude) adalah 142 (20.8%). Alhamdulillah tahun akademik 2017-2018 STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi kami sejumlah 450 mahasiswa baru. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi ini sudah dirasakan dan mendapatkan perhatian oleh masyarakat luas baik di Ngawi. Pada tahun ajaran baru 2017-2018 ini
Proses seleksi dilakukan tidak hanya memperhatikan prestasi akademik calon pendaftar tetapi seleksi juga dapat dilakukan melalui jalur PMDK. Tentunya besarnya jumlah mahasiwa ini juga diimbangi dengan peningkatan kuantitas dan kualitas dosen.

Jabatan fungsional dosen STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron baru 30 % yang mempunyai jabatan fungsional dosen, hal ini terjadi terutama pada PGMI,PGRA dan MPI. Rasio untuk dosen dan mahasiswa di STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi rata rata sebesar (1:20,6). adalah sebesar 79,8 %, dan sebesar 20,2 % sedang studi lanjut. Dan saat ini STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron sudah memberlakukan recruitment dosen yang sudah S2.
Selain penambahan jumlah prodi, STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawisesuai dengan Renstra tahun 2015-2020 setelah mencapai visinya sebagai STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron terbaik di Ngawi akan mengembangkan kelembagaannya menjadi Institut. Rencana yang sudah diusulkan pada awal tahun 2020 terdiri dari 10 prodi, Untuk menunjang kegiatan pendidikan, SDM tenaga kependidikan (ditendik) juga dikembangkan, baik yang beupa laboran, pustakawan dan juga programer. Untuk meningkatkan kompetensi tenaga ditendik dilakukan melalui kegiatan sortcourse dan pelatihan sesuai dengan bidangnya masing masing. Penunjang pembelajaran berupa perpustakaan .

C. PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT.
1. Penelitian

Program peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat di STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron dikoordinir oleh bagian . Indikator kinerja berupa jumlah penelitian yang dihasilkan oleh dosen dari aspek jumlah meningkat. Jumlah judul penelitian dalam tiga tahun terakhir adalah 61 judul dengan jumlah pembiayaan mencapai 1.217. dari internal dan eksternal. Jumlah ini menunjukkan komitment pimpinan dalam mendorong peningkatan kualitas penelitian.

Kewajaran dana penelitian sudah dapat terpenuhi, rata-rata dana penelitian adalah dua juta rupiah per dosen per tahun. STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron telah menyediakan dana reguler penelitian sebesar Rp 3.000.000,00 untuk tiap penelitian, bahkan untuk penelitian payung disediakan dana sebesar Rp 5.000.000,00 per penelitian.
Upaya pengembangan dan peningkatan mutu penelitian dilakukan dengan

cara:

1) mengundang narasumber untuk pelatihan metodologi penelitian, cara meraih kesempatan atau peluang hibah bersaing, pengolahan dan analisis data penelitian.Diharapkan kegiatan tersebut, para dosen dapat berkompetisi untuk mendapatkan hibah penelitian, baik di tingkat lokal (Kopertais),
2) Mendatangkan Reviewer penelitian dari pihak eksternal untuk menilai dan memberikan masukan terhadap usulan penelitian maupun laporan hasil penelitian;
3) memberi kesempatan kepada seluruh dosen untuk menulis di Jurnal
4) Mendorong dan memfasilitasi para dosen program studi untuk mempublikasikan hasil penelitian melalui prosiding seminar nasional dan internasional;
5) Memperbaiki manajemen pengelolaan penelitian. Saat ini telah dikembangkan mekanisme yang efektif untuk mendukung pendataan kegiatan dan prestasi penelitian yang lebih akurat oleh Lembaga Penelitian, termasuk kegiatan penelitian yang dilakukan dosen baik secara perorangan maupun kelompok.

Kendala yang dihadapi dalam pengembangan penelitian dosen tetap adalah ketidaktepatan waktu dosen mengumpulkan laporan hasil penelitian. Cara mengatasi kendala tersebut adalah dosen yang bersangkutan diingatkan secara lisan dan tidak diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi pengajuan proposal penelitian di STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi pada tahun berikutnya (selama 1 tahun akademik). Berdasarkan tabel di atas, bahwa kegiatan publikasi ilmiah dosen masih belum sebanding dengan jumlah penelitian yang dihasilkan. Masih banyak hasil penelitian yang belum dipublikasikan. Untuk meningkatkan kegiatan publikasi hasil penelitian upaya yang telah dilakukan STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi adalah memberikan dukungan berupa insentif bagi dosen yang berhasil lolos di publikasi internasional.

2. Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat merupakan wujud kontribusi Program Studi S1 PAI STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi kepada masyarakat, berupa kepedulian dan bakti sosial, konsultasi, pelatihan, lokakarya, seminar, penelitian terapan, dan/atau penyelenggaraan workshop yang dilengkapi analisis telah dilaksanakan dengan baik. Pelaksanaannya mengacu pada pedoman pengelolaan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Demikian juga, hasil kegiatan yang didapat menunjukkan kesesuaian dengan target yang diharapkan untuk masing- masing kegiatan dalam usaha pencapaian visi dan misi STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi. Kecukupan jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah terpenuhi dan jumlahnya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Program Studi S1 PAI terus memacu dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat.
Kewajaran dana pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dipandang sudah dicapai, mengingat rata-rata dana pengabdian masyarakat sudah mencapai Rp
4.000.000 per dosen per tahun. STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi menyediakan dana yang besar untuk kegiatan pelayanan/pengabdian masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari Pimpinan STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi untuk menjadi rahmatan lil alamin. Program Studi S1 PAI STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi dalam hal ini telah berhasil melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengajak unsur luar perguruan tinggi untuk berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan, dan telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat berupa konsultasi / penyebaran informasi / seminar / pelatihan / lokakarya / semiloka / workshop dan lain-lain dalam permohonan dari masyarakat.Kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2017-2018 mengalami peningkatan yang cukup siignifikan yaitu sebesar 31 % dari tahun sebelumnya.
Untuk meningkatkan kualitas di bidang penelitian STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi telah melakukan upaya pengembangan dan peningkatan mutu penelitian dilakukan dengan cara: 1) mengundang narasumber untuk pelatihan metodologi penelitian, cara meraih kesempatan atau peluang hibah bersaing, pengolahan dan analisis data penelitian. Diharapkan kegiatan tersebut, para dosen dapat berkompetisi untuk mendapatkan hibah penelitian, baik di tingkat lokal (Kopertais), 2) Mendatangkan Reviewer penelitian dari pihak eksternal untuk menilai dan memberikan masukan terhadap usulan penelitian maupun laporan hasil penelitian;
3) memberi kesempatan kepada seluruh dosen untuk menulis di Jurnal Al MURABBI; 4) Mendorong dan memfasilitasi para dosen program studi untuk mempublikasikan hasil penelitian melalui prosiding seminar nasional; 5) Memperbaiki manajemen pengelolaan penelitian. Saat ini telah dikembangkan mekanisme yang efektif untuk mendukung pendataan kegiatan dan prestasi penelitian yang lebih akurat oleh Lembaga Penelitian, termasuk kegiatan penelitian yang dilakukan dosen baik secara perorangan maupun kelompok
Selain meningkatkan kapasitas peneliti, STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi juga memacu dosen melalui pemberian anggaran penelitian , untuk yang bersifat reguler diberikan biaya 3 juta, penelitian payung dan Grand penelitian diberikan bantuan sebesar 5 juta rupiah setiap penelitian. Dan bagi peneliti yang lolos pada penelitian dengan pembiayaan pihak eksternal, tetap diberikan insentif sebesar 1.5 juta sebagai bentuk reward.

D. PROGRAM DINAMISASI KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Sistem rekruitmen dan seleksi calon mahasiswa baru untuk Program Studi PAI dilaksanakan secara terpadu di tingkat STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi berdasarkan Surat Keputusan Ketua STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta nomor 116a/SK/- STITI/XI/2016 tentang Blue print seleksi penerimaan mahasiswa baru program diploma dan sarjana TA 2017/2018 ketentuan Peraturan Ketua STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi dalam bentuk Panduan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru. Ada 5 jalur seleksi penerimaan : jalur Test Potensial Akademik (TPA), Jalur PMDK, Jalur Undangan, Jalur. Beasiswa unggulan dan dan jlur kemitraan. Jalur kemitraan ini memberikan kesempatan kepada mitra kerjasam seperti Persyarikatan Muh dan Aisyiyah serta institusi lahan praktik yang memiliki kerjasam untuk mengirimkan SDM studi lanjut ke STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi dengan model beasiswa dari STIT Islamiyah Karya Pembangunan Paron Ngawi.
Unit kajian islam dan pengembangan kader adalah unit yang bertugas untuk membangun atmosfir akademik qurani. Fungsi dari unit kajian islam dan pengembangan kader adalah untuk membina dan mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam memahami ajaran islam sesuai faham Ahli sunnah Waljamaah. Pembinaan yang dilakukan baik dalam hal ibadah, baca tulis AlQur’an, kajian-kajian keislaman dan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan keislaman seperti mengirim mubaligh/mubalighot kesehatan ke masyarakat. E. PROGRAM KERJASAMA

Kerjasama internasional dan humas memiliki indikator kinerja dalam tiga kelompok besar yaitu Internal relationship, relasi dengan public, mengelola kegiatan khusus, kegiatan kerjasama, kegiatan khusus, soft promosi, mengukur opini public melalui kliping koran. Semua indikator kinerja tersebut sudah terlaksana. Akan tetapi, masih terdapat indikator kinarja yang belum tercapai 100% antara lain evaluasi/pooling pengunjung website yang bertujuan melihat target kunjungan portal website.

F. INVESTASI

Untuk menjamin Penyelenggaraan dan meningkatakan mutu penyelenggarakan Tri Darma Perguruan Tinggi, ketersediaan dan kecukupan sarana prasarana terus dikembangkan. Berikut adalah bentuk pengembangan sarana prasana tiga tahun terakhir (2017). Perpustakaan memiliki fasilitas yang memadai untuk pekerjaan akademis, memiliki pendanaan yang memadai untuk menunjang proses belajar mengajar dan riset. Sustainibilitas pengadaan buku dan jurnal ilmiah dijamin dengan kebijakan perencanaan penganggaran dan pengadaan secara institusional yang didasarkan pada need assessment setiap semester.

Keberlanjutan pemanfaatan dan pemeliharaan dijamin dengan evaluasi efisiensi

dan efektivitas utilisasi secara institusional. Saat ini pelayanan di perpustakaan sudah berbasis elektronik dan semua data base buku maupun jurnal dapat diakses dengan mudah oleh pengguna.